Tiket Dapat Subsidi, Bandara di Bone Layani Tiga Rute Penerbangan Baru

Subsidi Tiket Pesawat
Penandatanganan kontak subsidi penerbangan Bandara Arung Palakka
banner 120x600

BONE, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,5 Miliar dalam rangka mendukung beroperasinya kembali Bandara Arung Palakka, setelah lama vakum.

Anggaran ini digunakan untuk memberikan stimulus berupa subsidi tiket pesawat.

Beroperasinya Bandara yang terletak di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Provinsi Sulsel, akan melayani tiga rute penerbangan yakni rute Makassar-Bone, Bone–Kendari, dan Bone-Balikpapan

Ini dipastikan setelah penandatangan kontrak subsidi penerbangan dalam Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Senin (28/11/2022).

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengutarakan ini merupakan arahan langsung pemerintah pusat meminta agar Bandara Arung Palakka beroperasi. Kemudian ini ditindaklanjuti dengan memberikan subsidi tiket sebesar Rp2,5 Miliar.

“Dari arahan Pak Presiden dan Pak Menteri. Tolong fungsikan kembali bandara itu, sebab ini sudah ada anggarannya. Makanya, kami siapkan subsidi,”ungkapnya.

Kebijakan untuk menghidupkan jalur transportasi udara bukan pertama kali dilakukan di wilayah Sulsel.

Pemberian subsidi juga pernah dilakukan untuk pada rute penerbangan Toraja-Balikpapan.

Sejatinya, beroperasi bandara Arung Palakka berdampak pada ekonomi masyarakat di wilayah itu.

“Mobilitas barang dan jasa antar daerah lebih cepat dan terjangkau, juga dirasakan masyarakat,”jelasnya.

Wakil Bupati Bone, Drs Ambo Dalle secara pribadi menyampaikan ucapan terima kasih atas atensi Gubernur Sulsel karena bersedia membantu bandara yang selama ini tidak bisa melakukan penerbangan. Tapi berkat perhatian gubernur akhirnya bisa beroperasi kembali.

“Kalau tidak salah sudah cukup lama Bandara Arung Palakka Bone tidak beroperasi sejak 2017 lalu karena dilanda beberapa masalah. Dan kami bersyukur dengan dukungan Pemprov Sulsel, bandara bisa dapat tiket subsidi dan aktif kembali,”jelasnya.

Diharapkannya, banyak menggunakan jasa penerbangan apalagi dengan tiga rute baru sehingga dapat mengurangi kemacetan di jalan raya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muhammad Arafah menjelaskan agenda penerbangan perdana dimulai pada 1 Desember 2022.

“Dan maskapai Susi Air yang menjadi pemenang tender untuk tiga rute penerbangan ini,”jelasnya.

Adapun biaya tiket Susi Air untuk tiga rute penerbangan yakni dari Makassar-Bone (PP) 5 kali seminggu dengan harga tiket Rp300.000.

Selanjutnya Bone-Kendari (PP) 2 kali seminggu dengan harga tiket Rp550.000, kemudian Bone-Balikpapan (PP) 2 kali seminggu dengan harga tiket Rp1.100.000.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *