Kekecewaan Pendiri atas Pelantikan HPMKS Selayar

Jejaksulawesi.com – Pelantikan pengurus yang mengaku DPP-HPMKS yang rencananya akan dilantik oleh sekretaris daerah kabupaten kepulauan selayar digagalkan oleh Pengurus DPP-HMPKS yang baru saja dilantik pada jum’at 16 Juni 2017 kemarin di gedung aula II LPMP Sulawesi Selatan.

Penggagalan tersebut bukan saja dilakukan oleh pengurus yang dilantik pada jum’at kemarin, namun juga melibatkan pendiri organisasi itu. Penggagalan tersebut itu sengaja dilakukan karena pasalnya pengurus HPMKS kemarin yang dilantik oleh Asisten III Dahlul malik atas rekomendasi Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar. Hal itu disampaikan oleh Sulpandi Adriawan Ketua DPP-HPMKS. Kami sangat kecewa atas adanya lagi pelantikan yang mengatasnamakan pengurus HPMKS, apalagi kami mendengar bahwa pelantikan tersebut juga akan dilakukan atas rekomendasi pemda selayar melalui sekretaris daerah. Yang kami sayangkan karena himpunan ini sengaja ingin didualismekan, pungkasnya.   Ia melanjutkan kami berharap pemerintah daerah harus membuka ruang diskusi guna untuk mengkaji legatisas Hasil Mubes VII HPMKS.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Ruslan salahsatu pendiri organisasi itu saat ditemui dihotel grand aulia Jl. Emmy Saelan pasca insiden. Kami kecewa terhadap adanya pelantikan malam ini, pasalnya pelantikan digedung aula II LPMP Sulawesi Selatan dilakukan atas rekomendasi pemerintah daerah, loh kenapa malam ini ada lagi pelantikan. Sebagai pendiri organisasi saya bertanggung jawab penuh atas kejadian ini, maka itu saya berharap pemerintah daerah harus memfasilitasi agar supaya ada titik temu dan sebelum pihak pemerintah belum membuka ruang diskusi untuk memfasilitasi kedua kubu inj, maka saya berharap jangan ada pelantikan sebab yang saya takutkan kejadian malam ini akan terulang kembali dan itu lebih parah. Pungkasnya.
Dalam perdebatan itu pihak pemerintah daerah melalui sekretaris daerah kabupaten kepulauan yang juga hadir dengan maksud untuk melantik, berhasil meredam dan siap memfasilitasi pertemuan kedua kubu tersebut. Akhirnya pelantikan tidak terjadi dan kedua kubu pun membubarkan diri.