Demi Meningkatkan Keterampilan Perempuan Desa Pakeng Melaksanakan Pelatihan Menjahit

Jejaksulawesi. Com

Pinrang,Selasa 10 Oktober 2017,Desa Pakeng Kecematan Lembang Kabupaten Pinrang Melaksanakan program pelatihan jahit menjahit bagi kaum perempuan di kamtor Desa Pakeng Kecematan Lembang Kabupaten Pinrang.

Dari pantauan awak media Kepala Desa pakeng mengatakan dalam sambutanya,kegiatan pelatihan ini dilaksanakan bersumber dari dana desa dan dihadiri sebanyak 20 peserta,yang akan berlangsung selama 1 bulan yang melibatkan pelatih-Pelatih yang memiliki sertifikat di bidang jahit menjahit.

Kades pakeng berharap melalui kegiatan pelatihan ini mampu melahirkan kaum perempuan yang terampil dan profesional di bidang jahit menjahit sehingga mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi Desa Pakeng.

Camat Lembang Abdul Fatnan Sittara turut hadir dan membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutanya ia mengatakan dengan kegiatan ini dapat diharapkan menambah pengetahuan dan keterampilan bagi kaum perempuan juga dimaksudkan sebagai upaya pembekalan keahlian baru sehinngga nantinya dapat meningkatkan kesejatrahan para warga.

Penulis : syarib

Dinas pendidikan kabupaten gowa mengadakan kegiatan workhsop pengembangan kapasitas guru.

Jejaksulawesi.com
Gowa, 17 September 2017

Dinas pendidikan Kabupaten Gowa melaksanakan kegiatan workshop pengembangan kapasitas guru dan ini berlangsung selama 6 hari di Hotel Dinasti. kegiatan tersebut terdiri dari 18 kecamatan yang pesertanya itu SD dan SMP. Tema yang diangakat adalah ” Workshop Pengembangan Kapasitas Guru SD/MI kab. Gowa 2017.

Kemarin 16 september 2017 adalah hari kedua yang dihadiri oleh kecamatan antara lain, kecamatan sombaopu, kecamatan pallangga dan kecamatan bontonompo.

” Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari. Adapun tujuan kegiatan adalah peningkatan kapasitas guru dalam memberi pengajaran ke peserta didik ” Ujar Aan arisandi, salahsath penggagas Workshop.

Penulis Ikhsar

Baksos Rafflesia Social Responsibility 2017 Di Desa Tanete Dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Selayar

 

Jejaksulawesi.com
Selayar, 10 September 2017

Pembukaaan acara Bakti Sosial Rafflesia Social Responsibility 2017 di Dusun Parangia Desa Tanete Kecamatan Bontomatene kemarin dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar sembari beliau membuka acara tersebut, 9/9/2017.

Kegiatan yang mengusung tema “Act for Society” diselenggarakan oleh Komunitas Pencinta Alam ( KPA ) Rafflesia Makassar yang bekerjasama dengan Ikatan Kerukunan Mahasiswa Tanete ( IKMAT ) dan Nusantara Institute dengan Pemerintah Desa Tanete akan digelar hingga 12 September 2017.

Pembukaan baksos Rafflesia Social Responsibility 2017 tersebut ditandai dengan penanaman pohon oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., dan disusul oleh peserta baksos.

Bakti sosial ini diikuti oleh masyarakat Desa Tanete, yang juga dihadiri oleh Danramil Bontomatene, H. Syafiuddin, Kepala Desa Tante ( Iskandar ), dan Kepala Puskesmas Parangia ( Abidin Marru’ ).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan jiwa kebersamaan masyarakat, khususnya di Desa Tanete. Semisal gotong royong dan sebagainya.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar dalam sambutannya menyampaikan agar acara bakti sosial ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar secara menyeluruh, dan itu dilakukan tidak hanya di Desa Tanate saja. Ia juga menyampaikan kepada mahasiswa yang menjadi lokomotif kegiatan agar mampu bersosialisasi dengan masyarakat, dalam mewujudkan Rafflesia Social Respinsibility 2017.

“Ada tiga hal menyangkut kecerdasan yang harus kita kuasai yakni kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual ” lanjut Wakil Bupati Kepulauan Selayar.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar sangat mengapresiasi kegiatan tersebut di tengah krisis pemuda dan krisis kemanusiaan melanda negeri ini khususnya di Kepulauan Selayar.

Hal yang menarik dari pembukaan bakti sosial tersebut ialah hadirnya sebuah persembahan Tari “Angngaru” dari Sanggar Seni Nawa-Nawa Makassar.

#Zulfikar

Pemuda Kampung Beru dan Semangat HUT RI ke 72

Jejaksulawesi.com

Kamis, 17 Agustus 2017

Jelang hari kemerdekaan (HUT) RI ke 72, pemuda kampung Beru kelurahan Labakkang kabupaten Pangkep gelar pesta rakyat.

Bebebagai perlombaan dalam memupuk semangat nasionalisme pun digelar pada kesempatan kali ini.

Ketua panitia pelaksana, Awal menyatakan jika pihaknya meggelar kegiatan bertajuk HUT kemerdekaan ini pun sebagai langka memupuk solidaritas pemuda setempat.

” Kali ini pemuda kampung Beru sangat bersemangat dalam kegiatan tersebut, karena kegiatan ini dapat menyatukan golongan yang ada di lingkup pemuda kampung Beru sendiri ” ujarnya.

Senada, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Labakkang, Irma Suryani, S.pd, yang merupakan salah satu warga asli pun mengapresiasi
kegiatan tersebut, bahkan wanita paru baya ini pun sontak menyatakan jika pihak penyelenggara tersebut patut mendapatkan sumbangsih dari masyarakat setempat yang diberikan oleh warga setempat

” Kepemudaan tersebut, perlu mendapatkan berbagai bantuan dari warga kampung Beru, baik itu secara moril maupun materil.” Tutupnya.

*Ardi

Menyambut HUT Kemerdekaan RI 72, DPD KNPI Kepulauan Selayar Gelar Lomba Pidato Kebangsaan

Menyambut HUT KEMERDEKAAN RI-72, DPD KNPI SELAYAR Gelar Lomba Pidato Kebangsaan.

Jejaksulawesi.com

Rabu, 16 Agustus 2017

Dalam rangka menyambut HUT KE 72 KEMERDEKAAN RI, DPD KNPI Kepulauan Selayar menggelar kegiatan lomba pidato kebangsaan dengan tema “Indonesia Bagi Kita”.

Kegiatan tersebut dimulai 15/08/17 bertempat di Gedung PGRI Selayar dan di ikuti siswa SMA dan SMK/MA yang ada di Selayar.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPD KNPI Kepulauan Selayar ( Azwar Ahmad ). Dalam sambutannya Azwar menyampaikan bahwa DPD KNPI KEP.SELAYAR sengaja melakukan kegiatan lomba pidato kebangsaan , untuk menggugah rasa hormat para generasi penerus terhadap para pahlawan yang telah berjasa dalam kemerdekaan bangsa ini.

” DPD KNPI sengaja melakukan kegiatan semacam ini, untuk menggugah hati kita semua dan berterimakasih atas jasa pahlawan. Kemerdekaan tidak hanya sekedar lepas lalu kemudian membentuk suatu negara. Kemerdekaan sesungguhnya adalah seperti apa proses kita sebagai estapet bangsa ini untuk memajukan dan memberikan yang terbaik. Minimal untuk daerah yang kita cintai ini ” Tutupnya dengan iringan teput tangan hadirin.

*Sadrie Renjaya

 

Desa Kariango Sang Juara Volly Ball Di perayaan 17 Agustus Kecematan Lembang

 

 

JejakSulawesi. Com
Pinrang 16 Agustus 2017,peringtan hari kemerdekaan RI Ke-72 merupakan suatu prestiwa yang sangat dinanti rakyat indonesia dari sabang sampai meroke, dari jantung kota hingga ke plosok negeri, karena hari itu bangsa indonesia memproklasikn kemerdekaanx sbgai suatu bangsa yang merdeka.

Berbagai kegiatan diadakn anak bangsa Dalam memperingati HUT RI di kab. Pinrang kec. Lembang Desa Kajuangin dengan item kegiatan turnamen cab.olaraga dan seni serta lomba keagaman.

Salah satu cab. Olargah yang sangat diminati masy. Kec. Lembang yakni di bidang volly ball, cab. Olaraga ini di final mempertemukn Desa kariango vs Desa Bakaru untuk putra, pertandingan yg berlangsung dengan ketat dan menegangkan dimana sporter setia kedua kubuh sama” bersorak memberikn dukungan sepanjang pertandingan.

Pertandingn yg berlangsung selama lima set itu kemudian di menangkan oleh desa kariango, dengan skor tiga dua, set pertama dan dua dimenangkan oleh desa bakaru namun pada set ke tiga, desa kariango bangkit dan memenangkan set itu, dua set penentu terakhir yakni set empat dan lima semua di menangkan Desa Kariango.

Desa kariango yg tahun sebelumnya juga tampil di fainal namun harus puas dengan posisi raner ap, kini keluar sbgai sang juarah.

Penulis :Alif

Proyek Pengerukan Pasir CPI Merusak Pesisir Pantai Galesong

Jejaksulawesi. Com

Takalar 15 Agustus 2017, Penambangan pasir laut galesong kini menimbulkan dampak yang sangat besar
terhadap keberlangsungan hidup biota laut yang diakibat dari pengerukan pasir proyek center poin of indonesia

Dari laporan masyarakat setempat yang enggan disebut namanya mengungkap bahwa air laut menjadi keruh karena rusaknya terumbu karang dan ikan tak mau lagi mendekat bahkan lebih parahnya disusul dengan banyaknya temuan hewan yang sangat langkah terdampar di bibir pantai.

Nelayan yang mendiami pesisir pantai mangindra bahwa telah ditemukan penyuh hitam, paus , serta lumba-lumba terdampar di pantai tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan banyak lagi spesies langkah terdampar di sepanjang pesisir pantai galesong. Jika pengerukan pasir laut galesong itu tidak dihentikan. kerusakan parah sudah ditimbulkan sejak aktif beberapa bulan yang lalu.

Yuspiansar anggota Gerakan Pemuda Independen (GPI) mengatakan dari hasil investigasi di lapangan kami menemukan bahwa terjadi percepatan pengikisan pesisir pantai,karena pengerukkan pasir berada dalam volume besar untuk kapasitas 2.000 truk tiap kali pengerukan dan sekali oprasi menggunakan 4 kapal pengeruk dan pasir yang sudah diisap harus melewati tahap sortir, pasir unggulan akan diangkut menuju pantai reklamasi CPI, dan pasir yang kualitasnya kurang baik yang berupa lumpur akan dibuang kelautan, inilah membuat lautan itu menjadi keruh.

Dampak yang di timbulkan proyek besar CPI pada pesisir pantai galesong permukaan pantai amblas turun serta Tembok-tembok pemecah ombak ikut rubuh akibat pasir pondasi kekurangan volume.

ada empat kecamatan diantaranya kecamatan galesong utara, galesong selatan, sandrobone , dan tanah keke yang mendapatkan dampak dari pengerukan tersebut ,ungkapnya.

Penulis : Yahya

Editor   : zyarib

Akbar Putra silaturrahmi dengan pengurus DPK KNPI BONTOSIKUYU

Jejaksulawesi.com

Selayar, 14 Agustus 2017

Salahsatu kandidat bakal calon ketua KNPI selayar, dan juga gemar disebut namanya dalam bursa calon kandidat tersebut, kini melakukan kunjungan silaturrahim 14/8/17, dengan Ketua dan Pengurus DPK KNPI KEC. BONTOSIKUYU dirumah Sekretaris DPK KNPI BONTOSIKUYU Erfan Tamsil.

Akbar putra saat dikonfirmasi mengatakan. Kunjungannya hanya sekedar merawat soliditas agar tetap terjaga.

” Kami sekedar bersilaturrahim dan sesekali berdiskusi terkait Musda DPD KNPI KEP.SELAYAR. Siapapun yang terpilih nantinya menjadi ketua, kita mesti harus tetap siap mengawal dan kita mesti harus menerima dengan kedewasaan berdinamika ” Ujar Akbar.

Ketua DPK KNPI Said Marikar, juga menambahkan bahwa kebersamaan dalam ber-KNPI mesti harus tetap diteguhkan, maka itu silaturrahim mesti dijaga.

” KNPI adalah salahsatu wadah pemuda untuk membentuk karakter diri, harapan saya bahwa yang terpilih menjadi ketua nantinya adalah pemuda berkualitas. Salahsatunya pak akbad putra ini ” Tutupnya. Sambil melempar senyum.

*Sadrie Renjaya

Polemik Rencana Pembangunan PLTA Paleleng

 

 

 

 

 

Ket :ilustrasi PLTA Paleleng

Jejaksulawesi. Com

Pinrang,Selasa 09 Agustus 2017

Akhir-akhir ini masyarakat Letta khususnya masyarakat di Dusun Paleleng Desa Kaseralau dan warga Desa Kariango kerap melihat aktivitas beberapa orang yang diduga pekerja proyek PLTA Paleleng yang sudah mulai beraktivitas tidak jahu dari power hause PLTA Bakaru dan dipegunungan Ca’ku. Sebagian masyarakat mepertanyakan hal itu.

Menurut salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa para pekerja tersebut sudah lama melakukan aktivitas disepanjang sungai saddang dan gunun Paleleng.
Mereka tidak mengetahui persis aktivitas apa yang mereka lakukan yang pastinya menurut sebagian warga bahwa mereka sedang melakukan pengeboran tanah (soil boring) yang merupakan bagian dari tahap survey untuk rencana pembangunan PLTA paleleng.
Sesuai dengan aturan pembangunan seharusnya pihak perusahaan melakukan sosialisasi terhadap warga sekitar tentang rencana pembangunan tersebut.

karena ini adalah proyek besar tentu akan berdampak kepada alam dan masyarakat.

“Kami tidak tahu persis dimana saja letak dan batas pembangun itu” ujarnya. Tentu ini mengundang banyak pertanyaan karna masyarakat sekitar khawatir akan ada pengambil alihan tanah dan sampai sekarang pihak pemerintah dan perusahan tidak pernah memperlihatkan site plan (gambar) PLTA Paleleng ini.

Terpisah tokoh pemuda dan mahasiswa letta Abd. Rasyid saat dikonfirmasi mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan hearing dengan Pemerintah Kab. Pinrang terkait dengan aktifitas tersebut, “kami bersama masyarakat dan mahasiswa letta akan mempertanyakan langsung hal ini kepada Bupati Pinrang dan instansi terkait, kami anggap ini sangat penting untuk dibicarakan karna bisa saja berdampak negatif kepada masyarakt sekitar terutama masyarakat di Dusun Paleleng Desa Kaseralau, Kariango dan Desa Bakaru, kita takutkan ada penerobosan lahan masyarakat, apalagi ini adalah proyek besar yang membutukan lahan yang luas, kami menyayangkan sikap pemerintah daerah dan pihak perusahan yang terkesan tertutup dan tidak pernah melakukan sosialisasi terbuka dengan masyarakat sekitar, sebenarnya ini pelanggaran karena tidak berjalan sesuai SOP pembangunan ujarnya.
Masyarakat ragu dengan rencana ini mereka tidak menolak ataupun mendukung rencana pembangunan mega proyek ini hanya saja mereka ingin tau areal batasan-batasan tanah yang masuk dalam renacana pembangunan PLTA Paleleng.

Setahu kami sebagian besar wilayah tersebut adalah kawasan hutan lindung, hutan produksi terbatas dan sebagain lagi tanah perkebunan warga tapi Buapti Pinrang tetap memberikan ijin kepada perusahaan untuk mengeskploitasi wilayah itu tanpa ada negosiasi terlebih dahulu, mereka menyalahi aturan. Pemerintah dan perusahaan seharusnya mengurus terlebih dahulu status kawasan hutan lindung yang sudah lama dituntut masyarakat setempat untuk dibebaskan setelah itu pemerintah baru memberikan ijin. ini pelanggaran yang bisa saja dipidanakan ujar Abd. Rasyid.

Disisi lain Desa Letta dan sebagian Desa Kariango sampai sekarang belum menikmati listrik PLN karena alasan hutan lindung, tentu kasus ini sangat kontradiksi dan mengherankan, kebutuhan rakyat diabaikan dan lebih mengutamakan kebutuhan perusahaan.
Transfaransi pembangunan harus dilakukan untuk memberi kejelasan kepada masyarakat supaya tidak ada kekhawatiran tanahnya akan diterobos atau diambil secara gratis.
Terkhusus masyarakat di Dusun Paleleng mereka sangat khawatir jangan sampai direlokasi.

Kami tahu betul bagaimana karakter perusahaan dalam membangun meraka tidak memperhitungkan kerugian warga sekitar dan sangat eksploitatif, inilah yang kami takuti jangan sampai kehadiran PLTA Paleleng memicu konflik agraria dan kerusakan alam pungkasnya.
PLTA Paleleng rencananya akan dibangun di diwilayah Kecamatan Lembang dan Kecanatan Batulappa dengan kekuatan 80 MW dan akan dikerjakan oleh investor dari cina bekerja sama dengan perusahaan PT. Mega Karya Energi indonesia yang berpusat di Jakarta.

Penulis: Muh.Rais ST

PT.PLN Sulselbar Menyepakati bantuan CSR atas Usulan Mahasiswa IPMAL

 

 

 

JEJAKSULAWESI.COM

Makassar

Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa (Assiddiq Sittara) bersama Dewan Pembima PP IPMAL (Muh.Rais) memenuhi panggilan karyawan PT.PLN sulselbar mengenai renovasi pembangunan Mesjid Desa Kariango Dusun Balaba melaui bantuan CSR, di ruangan humas PT.PLN sulselbar jln,Hertasning pada hari senin 01 agustus 2017 Pukul 2.00 siang.

(Assiddiq Sittara) Mengatakan melalui proses kordinasi dengan Kepala Desa Kariango mengenai bantuan CSR atau Tanggung jawab sosial Perusahan yang telah di usulkan oleh dewan pembina PP-IPMAL di antaranya Muh.Askar Sittara,Muh Rais ,dan Mulyadi di tahun 2016 kemarin, Alhamdulilah hari ini telah di tanda tangani dan disepakati oleh pihak Perusahan PLN melalui devisi CSR ( Hafid).

(Muh.Rais) Mengatakan langkah ini kami lakukan berdasrakan rekomendasi Kepala Desa Kariango dan pengurus PP-IPMAL.

Beberapa Minggu yang lalu saya menemani kariawan PT .PlN sulselbar untuk melihat kondisi mesjid yang akan di renovasi dalam waktu dekat ini.

dan pihak Perusahan melalui devisi humas (Hafid) menyampaikan langsung kepada masyarakat bahwa tahun ini desa Kariango,khusunya jamaha mesjid Dusun Balaba mendapatkan bantuan CSR dari PT.PlN sulselbar sebesar  50 juta Rupih.

Berharap dari semua teman-teman dari batina letta,untuk bisa bersama sama mengawal proses pembangunan renovasi mesjid dusun balaba (ujar Muh.Rais )

Penulis : yahya