Selamat bertugas panwascam Kabupaten Gowa

Jejaksulawesi.com

08 Oktober 2017

 

Setelah melewati beberapa tahapan proses seleksi, akhirnya sampai pada finish dan pengumuman diterbitkan pada 08/10/17 oleh Panwaslu Kabupaten Gowa dengan 3 nama dimasing-masing kecamatan.

Berikut nama-nama hasil seleksi panwaslu kabupaten gowa untuk setiap panwascam.

Selamat bertugas untuk para panwascam kabupaten gowa.

#Yahya

Nama-nama Panwascam Kepulauan Selayar hasil pengumuman panwaskab

Jejaksulawesi.com
08, Oktober 2017

Setelah melewati beberapa tahapan oleh para peserta panwascam Kab. Kep. Selayar, maka hari ini 08/10/17. Hasil tersebut telah dinyataka. Final yang ditandai dengan terisinya panwascam dimasing-masing kecamatan yang terdiri dari tiga anggota.

Ketua Panwas Kabupaten Kepulauan Selayar, Muhammad Tahir saat dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut dan menyatakan bahwa hasil yang dikeluarkan oleh Panwas Kabupaten sudah final dengan memunculkan 3 nama dimasing-masing kecamatan.

” Pengumuman Panwascam telah diterbitka oleh kami selakuk Panwaskab, hasil tersebut adalah final. Maka kami mengucapkan selamat kepada mereka yang terpilih dan semoga dapat mengemban amanah untuk bersama menciptakan pemilu yang sehat dan berintegritas ” Tegasnya.

Beberapa nama tersebut yang dinyatakan lulus telah diterbitkan dalam pengumuman panwaskab. Dan berikut nama-namanya :

# Agus Sulawesi

Tokoh Masyarakat Desa Harapan Menginginkan Ketua DPK KNPI Bontosikuyu Said Marikar Menjadi Kades

Ket : Said Marikar ( Ketua KNPI Kecamatan Bontosikuyu ).

 

Jejaksulawesi.com

Selayar, 10 September 2017

 

Ketua DPK KNPI Kecamatan Bontosikuyu ( Said Marikar ) dikabarkan akan ikut bertarung dalam kontestasi Pilkades di Desa Harapan Kecamatan Bontosikuyu. Pasalnya, Said diminta oleh sejumlah tokoh masyarakat untuk ikut bertarung pada Pemilihan Kepala Desa Harapan yang akan datang ini.

Saat di konfirmasi mengenai kabar tersebut, Said Marikar yang biasa disapa Bung Ikar, membenarkan kabar tersebut, ia pun mengaku telah melakukan berbagai diskusi-diskusi kecil dengan berbagai tokoh yang ada di Desanya serta mengaku bahwa para tokoh tersebut sangat berharap bung Ikar ikut bertarung.

” Insya Allah saya akan bertarung dalam pemilihan di Kepala Desa saya, dalam pemilihan nanti. Hal ini tidak serta merta keinginan semata melainkan dilatarbelakangi oleh harapan dan keinginan sejumlah tokoh masyarakat yang meminta dan bahkan siap memenangkan saya pada Pemilihan Kepala Desa Harapan yang akan datang” ungkap ikar.

Ditanya mengenai program, mantan aktivis UNM yang sekarang juga aktif diberbagai organisasi kemasyarakatan ini, mengaku akan melakukan berbagai upaya dalam hal pengelolaan anggaran secara maksimal serta kegiatan-kegiatan yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa.

” Jika saya diamanahkan untuk memimpin desa, saya akan melakukan berbagai upaya yang akan meningkatkan Ekonomi kemasyarakatan desa serta mengelolah anggaran yang ada sebaik mungkin. Saya percaya jika ekonomi stabil, masyarakat akan bisa berbuat banyak. Maka saya fokus pada peningkatan ekonomi tersebut ” Jelas Ketua DPK KNPI Bontosikuyu ini.

Pada kesempatan yang lain beberapa hari lalu salah satu Tokoh Masyarakat Desa Harapan ( Andi Muhlis Krg Bonto ) mengatakan bahwa Desa Harapan mestinya mampu menjadi desa sesuai namanya. Menjadi harapan bagi masyarakat setempat. Berkembang dan maju dari segi infrastruktur, pendidikan, pengolahan sumber daya, dan kesejahteraan masyarakat, tanpa melupakan kebudayaan lokal setempat.

Untuk mewujudkan desa tersebut, sangat dibutuhkan pemimpin yang berkualitas agar tidak terjadi kesalahan pengelolaan sebagaimana yang terjadi di desa-desa yang lain di Indonesia.

” Pemimpin tersebut harus memiliki nilai intelektual, berpengalaman, dan mengerti kondisi masyarakat setempat. Dan, sosok itu tidak lain hanyalah ada pada Said Marikar yang juga Ketua DPK KNPI Bontosikuyu, Seorang pemuda putra daerah yang memiliki semangat tinggi demi membangun kampung halamannya ” Tutup karaeng Bonto

# IR

PEMUDA NH-AZIZ ANGKAT BICARA TERKAIT PERTARUNGAN PILGUB 2018 DI SULAWESI SELATAN

PEMUDA NH-AZIZ ANGKAT BICARA TERKAIT PERTARUNGAN PILGUB 2018 DI SULAWESI SELATAN

Makassar, 10 Agustus 2017

Jejaksulawesi.com

 

Pertarungan menjelang pilgub 2018 di Sulawesi Selatan, kian hangat disuarakan. Para kandidat semakin aktif merekrut konsituen bahkan selalu berbaur ditengah grassroot untuk mendapat dukungan pada 2018 nanti.

Dalam pertarungan Pemilukada serentak 2018 khususnya di Sulawesi Selatan, salahsatu pasangan bakal calon yang menggelinding namanya dibursa pemilukada yang memiliki tagline “SAMA-SAMAKI” adalah NH-AZIZ, nama tersebut juga kian marak terdengar di 24 kabupaten kota di Sulawesi Selatan.

Dua orang pemuda  “KERABAT NH-AZIZ” yang ditemui pukul 20.21 wita 10/08/17 di warkop 27 alauddin saat asyik berbincang santai.

Ia mengatakan bahwa untuk kemajuan SulSel kedepan, masyarakat harus memilih pemimpin yang tidak hanya berkiprah di  (SulSel) tapi juga hebat dikanca nasional bahkan internasional.

” Masyarakat Sulawesi Selatan, harus cerdas memilih pemimpin pada 2018 di pilgub nanti.Seperti yang kita kenal pak NH-AZIZ  merekavberdua adalah Putra SulSel yang hebat di daerah kita. mereka berdua bukan hanya hebat di kandang (SULSEL) tetapi mereka juga  hebat di kanca nasional bahkan internasional. Kita lihat saja posisi pak NH yang dipercaya menjabat posisi Wakil Presiden Koperasi Asia-Pasifik, jabatan itu tidak main-main dan saya percaya pak NH bisa memajukan Sulawesi Selatan. pak NH adalah Wakil Presiden Koperasi Asia-Pasifik serta Ketua DPP-Harian Golkar serta ketua umum DEKOPIN, dan Pak AZIZ QAHAR juga adalah senator di Senayan.Apalagi kita ketahui bahwa pembangunan di daerah sangat dipengaruhi oleh kebijakan nasional, dan saya rasa kedua tokoh ini tidak perlu lagi ditanya soal kapasitasnya di kanca perpolitikan nasional.” Ujar M. Yahya Wildan salahsatu kerabat NH-AZIZ.

Disamping itu Rinir Martin menambahkan bahwa pasangan kedua tokoh Sulsel itu adalah pasangan yang sangat cocok untuk kemajuan Sulawesi Selatan dalam menghadapi tantangan kedepan.

”  Saya kira kedua tokoh ini sangat layak dan cocok berpasangan untuk solusi SulSel kedepan. Dan jika nanti NH-AZIZ terpilih, saya percaya ia akan lebih agresif memperhatikan pembangunan di 24 Kab/Kota Si Sulawesi Selatan agar lebih berkemajuan” tutup Rinir Martin sambil menyeduh kopinya.

#IR

Selokan Bontoala Makassar Di Bersihkan

Makassar, 16 Juli 2017
JejakSulawesi.com

Selokan memang selalu membuat genangan air, dan hal itu bisa mengakibatkan banjir jika tidak dibersihkan dengan baik, seperti yang terlihat di Lorong 3, Rw 118B, Jl. Kandea II, kelurahan Bontoala. Para warga dengan giat membersihkan selokan dan mengangkat sampah yang terdapat dalam selokan tersebut kepinggir selokan, kemudian diangkut oleh kendaraan pengangkut sampah yang telah disiapkan 17/07/17.

Kegiatan bermanfaat itu dilakukan di hari-hari tertentu, seperti sabtu dan minggu. Kegiatan pembersihan itu tergilir ke setiap rw pada hari tersebut. Hal itu disampaikan oleh Alimuddin yang sementara ini menjabat sebagai lurah bontoala, yang juga ada dilokasi bersama warganya. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini harus dilakukan, guna meningkatkan kesadaran betapa pentingnya kebersihan.

“Kegiatan pembersihan ini dilakukan pada hari sabtu dan minggu dan digilir ke rw yang ada dalam lingkup bontoala. Kita sebagai warga negara yang baik, harus tetap menjaga dan memelihara kebersihan agar daerah yang kita tempati sebagai daerah hunian, dapat sehat dan nyaman tanpa bau sampah ” ujar lurah Bontoala

Para warga sangat merespon kegiatan itu dan telihat bersemangat mengerjakan pembersihan selokan bersama lurahnya.

#IR

Komisioner Badan Pengawas Pemilu Sulawesi-Selatan bersama TIM seleksi Calon Anggota Panwas Kabupaten/Kota Membahas Zona II

Jejaksulawesi.com – Bawaslu Sulawesi Selatan bersama Timsel kembali melakukan rapat dengan mengkaji beberapa rangkain seleksi bawaslu di 24 kabupaten/kota di daerah sulawesi selatan ,kemarin Makassar,Sabtu 17 Juni 2017 Di ruang rapat Media Center Badan Pengawas Pemilu Sul-Sel

Salah satu komisioner Bawaslu saat ditemui diruang rapat Media Center bawaslu mengatakan bahwa rapat tersebut dilakukan bersama timsel untuk lebih siap menghadapi seleksi bawaslu dalam rangka menjelang pemilihan gubernur Sul-Sel 2018 nanti ujar Fatmawati,S.S.MA

Lanjut Fatmawati Komisioner Bawaslu (Devisi Pencegahan Sosialisasi) Dari 24 kabupaten/Kota di sulawesi Selatan Kami bersama timsel membagi 4 Zona perekrutan calon anggota Panwas, yaitu Zona I:(Makassar,Gowa,Takalar,Maros,Pangkep,Barru).Zona II : (Pare-Pare,Pinrang,Sidrap,Soppeng,Enrekang,Wajo. Zona III : (Palopo,luwu,Luwu Timur,Luwu utara,Toraja Utara,Tanah Toraja).Zona IV :(Bantaeng,Jeneponto,Bulukumba,Selayar,Bone,Sinjai).

Dan kami berama timsel mengkaji zona II yang didalamnya terdapat pare-pare, sidrap, enrekang, soppeng, wajo, pinrang yang nntinya akan dipusatkan di pare-Pare.
Kami berharap agar Calon Panwas yang telah mendaftar cepat menyelesaikan berkasnya ,karna batas pengembalian formulir pada tgl 24 Juni 2017.Ujar Fatmawati ,S.S.M.A Komisioner Bawaslu Sul-Sel kepada wartawan.

Kekecewaan Pendiri atas Pelantikan HPMKS Selayar

Jejaksulawesi.com – Pelantikan pengurus yang mengaku DPP-HPMKS yang rencananya akan dilantik oleh sekretaris daerah kabupaten kepulauan selayar digagalkan oleh Pengurus DPP-HMPKS yang baru saja dilantik pada jum’at 16 Juni 2017 kemarin di gedung aula II LPMP Sulawesi Selatan.

Penggagalan tersebut bukan saja dilakukan oleh pengurus yang dilantik pada jum’at kemarin, namun juga melibatkan pendiri organisasi itu. Penggagalan tersebut itu sengaja dilakukan karena pasalnya pengurus HPMKS kemarin yang dilantik oleh Asisten III Dahlul malik atas rekomendasi Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar. Hal itu disampaikan oleh Sulpandi Adriawan Ketua DPP-HPMKS. Kami sangat kecewa atas adanya lagi pelantikan yang mengatasnamakan pengurus HPMKS, apalagi kami mendengar bahwa pelantikan tersebut juga akan dilakukan atas rekomendasi pemda selayar melalui sekretaris daerah. Yang kami sayangkan karena himpunan ini sengaja ingin didualismekan, pungkasnya.   Ia melanjutkan kami berharap pemerintah daerah harus membuka ruang diskusi guna untuk mengkaji legatisas Hasil Mubes VII HPMKS.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Ruslan salahsatu pendiri organisasi itu saat ditemui dihotel grand aulia Jl. Emmy Saelan pasca insiden. Kami kecewa terhadap adanya pelantikan malam ini, pasalnya pelantikan digedung aula II LPMP Sulawesi Selatan dilakukan atas rekomendasi pemerintah daerah, loh kenapa malam ini ada lagi pelantikan. Sebagai pendiri organisasi saya bertanggung jawab penuh atas kejadian ini, maka itu saya berharap pemerintah daerah harus memfasilitasi agar supaya ada titik temu dan sebelum pihak pemerintah belum membuka ruang diskusi untuk memfasilitasi kedua kubu inj, maka saya berharap jangan ada pelantikan sebab yang saya takutkan kejadian malam ini akan terulang kembali dan itu lebih parah. Pungkasnya.
Dalam perdebatan itu pihak pemerintah daerah melalui sekretaris daerah kabupaten kepulauan yang juga hadir dengan maksud untuk melantik, berhasil meredam dan siap memfasilitasi pertemuan kedua kubu tersebut. Akhirnya pelantikan tidak terjadi dan kedua kubu pun membubarkan diri.

 

Andi Asdar Kitta (Tokoh Masyarakat Letta) Pemuda Adalah Solusi Dalam Membangun Daerah Yang di Mulai Dari Desa

Jejaksulawesi.com – Sudah saatnya pemuda di berikan akses dan ruang dalam menawarkan konsep perubahan pembangunan desa

Dana Desa yang diterima dari pemerintah pusat merupakan potensi besar untuk pembangunan desa.Namun yang lebih penting adalah bagaimana pengelolahan dan memanfaatkan dana tersebut , sehingga memberikan dampak positif kepada masyarakat ,disinilah dibutuhkan peran penting kaum pemuda.

Karena pemuda merupakan penerus pembangunan yang memiliki mimpi cita-cita yang masih sangat luas dan tentunya bersifat progresif

Pemuda menjadi kunci perkembangan sebuah bangsa beserta generasi-generasi penerus ,sebuah perkembangan tentu tidak serta merta instan menjadi besar semua di mulai dari hal-hal kecil dan itu butuh proses pembelajaran beserta tahap-tahap kegagalan yang harus dilalui.Begitu pula dalam  membangun sebuah daerah harus dimulai dari lingkungan kecil.

Ungkap Ir.Andi Asdar Kitta dalam hasil wawancara dengan awak media yang juga beliau tokoh masyarakat letta.Mengungkapkan sebagai  putra daerah asal pinrang  tentu menginginkan dan mengharapkan ada upaya peningkatan partisipasi pemuda dalam menawarkan konsep perubahan kemajuan Desa.

Mengingat Kabupaten Pinrang akan melakasanakan pilkada 2018 mendatang melahirkan beberapa putra-putra daerah asal pinrang yang tidak diragukan kapabelnya lagi untuk mengabdikan diri kepada masyarakat pinrang.

Masyarakat pinrang bukan yang pertama kalinya merasakan dan ikut berpartisipasi langsung dalam pemilihan bupati.jadi masyarakat pinrang suda dewasa dan rasional dalam memilih pemimpin yang betul-betul amanah , merakyat , serta paham akan keinginanan konsep para pelopor perubahan yaitu pemuda.

Ungkap A. Asdar Kitta Tokoh masyarakat Letta dari hasil amatan saya selama ini dalam perhelatan pesta demokrasi di kabupaten pinrang para kontestan pilkada kurang memfokuskan program visi dan misi yang melibatkan langsung gagasan pemuda dalam membangun daerah yang di mulai dari desa

Pinrang memiliki sarjana-sarjana muda yang kapabel, kreatif dan inovatif dalam menawarkan gagasan perubahan yang nyata kepada masyarakat pinrang,alangkah lucunya ketika potensi sarjana muda di kekang di daerah sendiri seharusnya kemampuan sarjana yang kita miliki diberdayakan dan di expos keluar.

Penulis : Ahmad Bima Kitta

Dinamika Pilkada Pinrang

Jejaksulawesi.com – Situasi politik di kabupaten Pinrang sampai hari ini masih sangat dinamis, beberapa kandidat bupati yang diprediksi bakal bertarung di pilkada 2018 nanti gencar melakukan sosialisasi hingga dibulan puasa ini.

Ada beberapa bakal calon yang menguat diantaranya adalah Andi Irwam Hamid, Abd. Latif, Jamaluddin Jafar Jerre, Hasir Tjenne, Usman Marham, dan Abdillah Natsir. Keenam nama ini disebut-sebut membidik kursi 01.

Namun ada yang menarik untuk dikaji yakni kehadiran Hasir Tjenne dikanca perpolitikan Kabupaten pinrang sedikit banyaknya mewarnai dan mempengaruhi konstalasi politik hari ini. Meski hasil survey menunjukkan Hasir Tjenne diposisi yang belum maksimal namun menurut Abd. Rasyid, pengamat sosiologi politik “pergerakan Hasir Tjenne tidak boleh dianggap remeh dan harus diwaspadai pasalnya dari enam bakal calon bupati diatas Hasir Tjenne adalah kandidat yang baru muncul dan belum pernah melakukan sosialisasi intens dimasyarakat apa lagi sampai didesa desa, meski demikian nama beliau sangat diperhitungkan, bagaimana ketika intest turun bersosialisasi pasti surveynya sangat mungkin melonjak, beda dengan lima kandidat diatas yang sejak tahun lalu intens turun sosialisasi hingga kepelosok bahkan gonta-ganti alat peraga/baliho, spanduk dan lain-lain namun hasil surveynya juga masih tetap stagnan bahkan ada yang cenderung menurun.

Menurut saya wajar saja kalau survey Hasir Tjenne belum maksimal yang tidak wajar adalah ketika sekelas Andi Iwan, Abd. Latif, juga Triple J, dan Usman Marham memiliki survey yang kurang bagus karena sejak lama mereka sudah jalan ujar lulusan magister Sosiologi unhas ini.

Kepastian para kandidat maju atau tidak akan diketahui disaat KPUD kabupaten pinrang membuka pendaftaran secara resmi bulan januari 2018.

Sampai hari ini kita hanya bisa berspekulasi dan menjagokan kandidat masing-masing karena belum ada kandidat yang aman baik jalur independen maupun jalur partai. Baru Abd. Latif yang mengantongi rekomendasi partai yaitu partai nasdem itupun hanya 2 kursi sementara untuk maju dipilkada pinrang harus mendapatkan 8 kursi. Selain itu partai nasdem bisa saja menarik rekomendasinya jikalau bargaining politiknya tidak tercapai.

Lanjut Abd. Rasyid mengatakan bahwa pilkada 2018 nanti akan ada perubahan yang terlihat pada masyarakat pinrang dalam menjatuhkan pilihan politiknya yakni lebih cenderung mengedepankan rasional prosfektifnya bukan lagi rasional pragmatis, ini dikarenakan kebosanan masyarakat terhadap pola kampanye gaya lama seperti menabur janji yang sulit terealisasi, selain itu pengetahuan tentang politik diera teknologi ini sangat mudah diakses dan disosialisasikan, sehingga mencipatakan kesadaran dalam memilih terutama preferensi politik.

Pemilih seperti ini akan mencari calon bupati yang tidak muluk-muluk dan suka menabur arogansi finansial (harta) dan jabatan. Dari keenam bakal calon bupati diatas Hasir Tjenne adalah kategori kandidat yang cukup sederhana dan beribawa serta memiliki visi-misi yang terukur.

Penulis Haidir Ali (reporter pinrang)

Gubernur Sul-Sel (SYL) Hadir diacara buka puasa bersama di kediaman Abdul latif

Jejaksulawesi.com – Gubernur Sulawesi-Selatan syahrul yasin limpo menghadiri buka puasa bersama Sekvrop Sul-Sel (Abdul Latif) dan melakukan kunjugan kerja Sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Pinrang, kamis (15/6)

Buka puasa bersama Abdul Latif yang juga bakal calon bupati pinrang di kediamanya maccorowali , kabupaten pinrang, dihadiri gubernur provinsi sulawesi-selatan

Dalam kegiatan Buka puasa bersama AL (Abdul Latif) di hadiri beberapa tokoh partai seperti H paisal Tahir ( ketua nasdem pinrang ), ( Ketua PPP pinrang ) A.Tahmrin  , ( Ketua Hanura pinrang ) maddacini, (Ketua Partai perindo ) A.Nasda Naga, dan ( sekertaris PKS pinrang ) renreng ramli,serta ( pengurus gerindra pinrang).

Dalam Sambutan Gubernur Sul-Sel (SYL) Mengungkapkan rasa  berbahagia karena bisa hadir bersilaturahmi sekaligus ikut meramaikan buka puasa bersama  masyarakat pinrang.

Kehadiran SYL disambut bahagia dan ceria oleh masyarakat pinrang.

Pinrang memang dikenal memiliki masyarakat yang ramah dan santun. Pungkas Gubernur Sul-Sel Dua Periode

 

Penulis : Haidir Ali

Editor   : Acel