Kehadiran Rumah Sakit Tipe D di Desa Bungi Mengancam Keberlangsungan Sektor Pertanian

 

 

 

Oleh : Ketua BEM Fak Pertanian Umpar (Kota Pare-Pare)

(Baharuddin)

Jejaksulawesi.com

Pinrang 31 Juli 2017 

Perubahan tata guna lahan khususnya konversi lahan pertanian menjadi kawasan permukiman, perindustrian dan pembangunan infrastruktur menjadi sebuah polemik yang dihadapi masyarakat di era kekinian. Perubahan tata guna lahan secara tidak langsung memberikan dampak terhadap berbagai sub sektor. Keseimbangan ekologi alam juga lambat laun akan terganggu akibat perubahan tata guna lahan. Sehingga pada akhir proses produksi dalam suatu usaha tani akan ikut terganggu.

Keseimbangan ekologi memegang peran penting dalam keberlangsungan berbagai sektor. Sehingga setiap proses produksi dan pembangun infrastruktur sebagai langkah peningkatan kualitas kehidupan semestinya mengedepankan ekologi alam. Fenomena hari ini yang kita hadapi dalam konteks masyarakan modern dengan berbagai kebutuhan penunjang kehidupan telah melupakan peran penting ekologi dalam keberlangsungan kehidupan terlebih pada sektor pertanian yang dalam proses produksinya banyak bergantung pada faktor ekologi. Sehingga tak heran jika corak produksi dan pembangunan infrastuktur publik justru seolah mengalami tumpang tindih dan seakan menggiring petani menuju bunuh diri kolektif. Seperti yang terjadi pada pembangunan infrastruktur kesehatan berupa rumah sakit tipe D di Desa Bungi, Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang yang seakan mengesampingkan kuntinutas produksi pertanian ditengah cita-cita kedaulatan dan ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Pembangunan infrastrukur publik diatas lahan produktif justru menjadi bomerang bagi pemerintah kabupaten Pinrang. Karena selain menurunkan kuantitas produksi pangan daerah juga lambat laun akan mempengaruhi lingkungan sekitar rumah sakit yang dikelilingi oleh lahan pertanian komuditi padi. Pengelolaan limbah yang kurang jelas juga akan berdampak terhadap kesehatan pelaku usaha tani dan lambat laun akan mempengaruhi kualitas tanah sehingga akan berdampak pada jumlah produksi usaha tani yang dilakoni petani di sekitar bangunan rumah sakit.

Disisi Lain Kehadiran Rumah Sakit Tipe D Desa Bungi memberikan sisi positif Dalalm menggenjot pertumbuhan ekonomi,karena membuka peluang usaha bagi masyarakat pinrang secara umun dan terkhusus masyarakat Desa Bungi,maka secara otomotis terjadi perputaran ekonomi yang memberikan efek terhadap peningkatan pendapaan daerah kab pinrang.

Dan kehadiran rumah sakit Tipe D Di Desa Bungi akan meransang pasar moderen seperti alfamart,indomaret dan lain sebagainya,serta merangsang pengusaha property untuk mendirikan bangunan disekitar area rumah sakit.saya khawtirnya proses pendirian bangunan infranstruktur akan kembali menggunakan lahan pertanian,

 

Penulis : Bahruddin

Editor   : Yahya

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *